1.
Strategi
Strategi Operasional adalah fungsi
operasional yang menentukan arah dalam pengambilan sebuah keputusan yang
terintegrasikan bersama strategi bisnis. Strategi Operasional menciptakan pola
pola pengambilan sebuah keputusan operasional secara konsisten. Skninner [1978]
Strategi adalah
filosofi yang memiliki keterkaitan dengan alat dalam mencapai tujuan
-
Hayes
dan Wheel Wright [1978]
Mendefinisikan strategi operasional
sebagai seluruh aktivitas yang berada dalam ruang lingkup perusahaan termasuk
pengalokasian seluruh sumber daya perusahaan yang dimiliki
-
Hill
[1989]
Strategi adalah sebuah cara yang
memfokuskan pada suatu hal yang berkaitan dengan aktivitas manufakture dan
pemasaran. Kesemuanya dilakukan untuk mengembangkan perspektif perusahaan
melalui agregasi
-
Anderson
et al [1984
Strategi Operasional adalah visi
jangka panjang yang terdiri dari misi, tujuan atau sasaran, kebijakan serta
distintive competence dari suatu perusahaan
Melihat
berbagai definisi mengenai strategi operasional diatas, benang merahnya bisa
terlihat bahwa strategi operasional merupakan sebuah komitmen terhadap seluruh
aktivitas yang telah direncanakan ataupun yang berada pada lingkup perusahaan.
Aktivitas yang akan dijalankan oleh manajemen dengan memaksimalkan sebaik
mungkin semua sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan. Kita bisa menentukan
indikator dari sebuah strategi operasional:
- - Komitmen
terhadap aktivitas yang ada pada lingkup perusahaan
- - Keadaan
perusahaan yang ada saat ini dan yang masih direncanakan
- - Proses
tranformasi, aktivitas organisasi bisa menjadikan masukan sebagai nilai tambah
- - Distinctive
competence, kemampuan spesifik perusahaan dalam memberikan nilai tambah
Tipe tipe
strategi operasional:
- Strategi
Produksi berbiaya rendah yang dilakukan dengan penekanan pada biaya produksi
- Tekhnologi tinggi, biaya tenaga kerja yang
rendah, tingkat persediaan yang rendah, mutu terjamin
- Bagian
manajemen pemasaran dan manajemen keuangan mendukung
- Strategi
inovasi terhadap produk dan pengenalan sebuah produk baru
- Fleksibilitas
didalam pengenalan produk baru
- Harga tidak
menjadi masalah dalam hal pemasaran
- Strategi
Operasional memadukan semua masukan dari berbagai jenis fungsi manajemen
lainnya, semisal evaluasi terhadap informasi atau strategi terhadap audit
dengan mempergunakan metode pendekatan analisa SWOT dan yang lainnya.
Pendekatan
Menurut Porter didasarkan atas analisis 5 kekuatan persaingan. Tekanan
persaingan mencakup:
- Ancaman
Pendatang Baru, perusahaan yang memasuki industri yang membawa kapasitas baru
dan ingin memperoleh pangsa pasar yang baik dan laba, akan tetapi semua itu
sangat tergantung kepada rintangan atau kendala yang mengitarinya.
- Daya Tawar
Menawar Pemasok, pemasok dapat juga menjadi ancaman dalam suatu industri sebab
pemasok dapat menaikkan harga produk yang dijual atau mengurangi kualitas
produk. Jika harga produk pemasok naik maka harga pokok perusahaan juga naik
sehingga akan menaikkan harga jual produk. Jika harga jual produk naik maka
sesuai dengan hukum permintaan, permintaan produk akan menurun. Begitu pula
jika pemasok menurunkan kualitas produk, maka kualitas produk penghasil juga
akan turun, sehingga akan mengurangi kepuasan konsumen.
- Daya Tawar
Menawar Pembeli, pembeli akan selalu berusaha mendapat produk dengan kualitas
baik dan dengan harga yang murah. Sikap pembeli semacam ini berlaku universal
dan memainkan peran yang cukup menentukan bagi perusahaan. Jika suatu produk
dinilai harganya jauh lebih tinggi dari kualitas (harganya tidak mencerminkan
yang sepantasnya) maka pembeli (konsumen) tidak akan membeli produk perusahaan.
- Daya Tawar
Produk Pengganti, produk pengganti secara fungsional mempunyai manfaat yang
serupa dengan produk utama (asli), namun memiliki kualitas produk dan harga
yang lebih rendah. Umumnya, produk pengganti disenangi oleh orang yang
berpenghasilan rendah akan tetapi ingin tampil dengan status lebih tinggi dari
keadaan sebenarnya.
- Persaingan
Antar Pesaing, persaingan konvensional selalu berusaha sekeras mungkin untuk
merebut pangsa pasar perusahaan lain. Konsumen merupakan objek persaingan dari
perusahaan yang sejenis yang bermain di pasar. Siapa yang dapat memikat hati
konsumen maka perusahaan akan dapat memenangkan persaingan. Untuk dapat memikat
konsumen maka berbagai cara dilakukan mulai dari memberikan fasilitas khusus,
pemberian kredit dengan syarat ringan, harga murah atau diskon.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar