Minggu, 13 Maret 2016

Strategi

1.      Strategi           
            Strategi Operasional adalah fungsi operasional yang menentukan arah dalam pengambilan sebuah keputusan yang terintegrasikan bersama strategi bisnis. Strategi Operasional menciptakan pola pola pengambilan sebuah keputusan operasional secara konsisten. Skninner [1978]
Strategi adalah filosofi yang memiliki keterkaitan dengan alat dalam mencapai tujuan
-          Hayes dan Wheel Wright [1978]
            Mendefinisikan strategi operasional sebagai seluruh aktivitas yang berada dalam ruang lingkup perusahaan termasuk pengalokasian seluruh sumber daya perusahaan yang dimiliki
-          Hill [1989]
            Strategi adalah sebuah cara yang memfokuskan pada suatu hal yang berkaitan dengan aktivitas manufakture dan pemasaran. Kesemuanya dilakukan untuk mengembangkan perspektif perusahaan melalui agregasi
-          Anderson et al [1984
            Strategi Operasional adalah visi jangka panjang yang terdiri dari misi, tujuan atau sasaran, kebijakan serta distintive competence dari suatu perusahaan
Melihat berbagai definisi mengenai strategi operasional diatas, benang merahnya bisa terlihat bahwa strategi operasional merupakan sebuah komitmen terhadap seluruh aktivitas yang telah direncanakan ataupun yang berada pada lingkup perusahaan. Aktivitas yang akan dijalankan oleh manajemen dengan memaksimalkan sebaik mungkin semua sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan. Kita bisa menentukan indikator dari sebuah strategi operasional:
-         -  Komitmen terhadap aktivitas yang ada pada lingkup perusahaan
-          - Keadaan perusahaan yang ada saat ini dan yang masih direncanakan
-          - Proses tranformasi, aktivitas organisasi bisa menjadikan masukan sebagai nilai tambah
-          - Distinctive competence, kemampuan spesifik perusahaan dalam memberikan nilai tambah
Tipe tipe strategi operasional:
- Strategi Produksi berbiaya rendah yang dilakukan dengan penekanan pada biaya produksi
-  Tekhnologi tinggi, biaya tenaga kerja yang rendah, tingkat persediaan yang rendah, mutu terjamin
- Bagian manajemen pemasaran dan manajemen keuangan mendukung
- Strategi inovasi terhadap produk dan pengenalan sebuah produk baru
- Fleksibilitas didalam pengenalan produk baru
- Harga tidak menjadi masalah dalam hal pemasaran
- Strategi Operasional memadukan semua masukan dari berbagai jenis fungsi manajemen lainnya, semisal evaluasi terhadap informasi atau strategi terhadap audit dengan mempergunakan metode pendekatan analisa SWOT dan yang lainnya.
Pendekatan Menurut Porter didasarkan atas analisis 5 kekuatan persaingan. Tekanan persaingan mencakup:
- Ancaman Pendatang Baru, perusahaan yang memasuki industri yang membawa kapasitas baru dan ingin memperoleh pangsa pasar yang baik dan laba, akan tetapi semua itu sangat tergantung kepada rintangan atau kendala yang mengitarinya.
- Daya Tawar Menawar Pemasok, pemasok dapat juga menjadi ancaman dalam suatu industri sebab pemasok dapat menaikkan harga produk yang dijual atau mengurangi kualitas produk. Jika harga produk pemasok naik maka harga pokok perusahaan juga naik sehingga akan menaikkan harga jual produk. Jika harga jual produk naik maka sesuai dengan hukum permintaan, permintaan produk akan menurun. Begitu pula jika pemasok menurunkan kualitas produk, maka kualitas produk penghasil juga akan turun, sehingga akan mengurangi kepuasan konsumen.
- Daya Tawar Menawar Pembeli, pembeli akan selalu berusaha mendapat produk dengan kualitas baik dan dengan harga yang murah. Sikap pembeli semacam ini berlaku universal dan memainkan peran yang cukup menentukan bagi perusahaan. Jika suatu produk dinilai harganya jauh lebih tinggi dari kualitas (harganya tidak mencerminkan yang sepantasnya) maka pembeli (konsumen) tidak akan membeli produk perusahaan.
- Daya Tawar Produk Pengganti, produk pengganti secara fungsional mempunyai manfaat yang serupa dengan produk utama (asli), namun memiliki kualitas produk dan harga yang lebih rendah. Umumnya, produk pengganti disenangi oleh orang yang berpenghasilan rendah akan tetapi ingin tampil dengan status lebih tinggi dari keadaan sebenarnya.

- Persaingan Antar Pesaing, persaingan konvensional selalu berusaha sekeras mungkin untuk merebut pangsa pasar perusahaan lain. Konsumen merupakan objek persaingan dari perusahaan yang sejenis yang bermain di pasar. Siapa yang dapat memikat hati konsumen maka perusahaan akan dapat memenangkan persaingan. Untuk dapat memikat konsumen maka berbagai cara dilakukan mulai dari memberikan fasilitas khusus, pemberian kredit dengan syarat ringan, harga murah atau diskon.